Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2011

Puisi Cinta

sambil nyeruput kopi panas kunikmati sepotong puisi buatan kamu masih berasa hangat dan basah bekas ciuman di tiap hurupnya. Puisi menjelma bunga ketika kupetik setangkai bait untuk kutanam di dada menjelma cahaya ketika aku gelap memahami maknanya

Kutemukan Puisi dalam Sebait Cinta

Tetes hujan yang melambai di kaca jendela ia mencari alamat sungai. Aku mencari alamat hatimu. Kutemukan telaga: sebuah genangan sunyi, tanpa ombak tanpa nyanyi, lalu kutenggelam dalam bening puisi. Itulah yang istimewa tentang dirimu, ketika segayung hujan membasuh telapak tanganmu, aku terhanyut di situ, lautan teduh dekapanmu. Maka aku menyamar hujan, memelukmu deras, mencium parasmu dengan kecup rintik yang tak pernah tuntas.

Putus Cinta

Sayang sama kamu ga pernah bikin aku nyesal . Yang bikin aku nyesal adalah aku bukan yang kamu sayang Kamu hanyalah sisa-sisa memori yang tertinggal jauh dan akan menghilang tertimbun kebahagiaan-kebahagiaanku..

Tentang Waktu

Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan. Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahsia dari masa muda yang abadi. Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.